Sajikan Hiburan Lestarikan Kebudayaan Lewat Wayang Golek

Wayang golek yang digunakan untuk pementasan hiburan Hajat Bumi Walahar, Minggu 4 November 2018

WALAHAR – Wayang merupakan salah satu kebudayaan tradisional yang telah menjadi warisan budaya turun menurun. Berkembang di hampir seluruh lapisan masyarakat, wayang tidak hanya sekedar kebudayaan seni namun juga pernah menjadi medium penyebaran agama pada masa lampau.

Tidak hanya tersebar dan berkembang di daerah-daerah tertentu, wayang berkembang dan hidup hampir diseluruh wilayah. Dari mulai Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan daerah-daerah lainnya masing-masing memiliki wayang khasnya.

Di tanah Jawa Barat, Wayang Golek menjadi salah satu kebudayaan tradisional yang masih tetap dilestari dan dipertunjukkan di berbagai kesempatan, dari mulai acara pernikahan, acara khitan, hingga acara Hajat Bumi.

Pada acara Hajat Bumi yang diselenggarakan Desa Walahar pada Minggu, 4 November 2018 yang lalu, pertunjukkan Wayang Golek menjadi hiburan yang disuguhkan untuk masyarakat. Kebudayaan Wayang Golek dipilih selain sebagai acara hiburan masyarakat namun juga untuk turut melestarikan kebudayaan asli Jawa Barat.

Pementasan wayang golek pada acara Hari Bumi Walahar 2018

Pada pertunjukkan wayang dalam acara Hajat Bumi ini, wayang yang ditampilkan mengangkat cerita yang sengaja dibuat (bukan pakem – cerita asli- perwayangan). Hal ini sengaja dilakukan untuk menyesuaikan pertunjukkan wayang yang disajikan dengan rangkaian acara yang ada.

Tema yang disuguhkan hari ini, bercerita tentang kisah seorang istri yang ditinggalkan oleh suaminya. Tema ini dipilih karena dalam seni perwayangan, dalang harus menampilkan cerita yang menampilkan kebaikan dan ketidak baikkan secara berimbang. Tema ini jika dihubungkan dengan acara Hajat Bumi yang diselenggarakan, merupakan sebuah perumpamaan dimana kadang manusia suka meningglkan bumi yang memberikan kebaikan (berkah). Selain pertunjukan wayang, tersaji juga hiburan sinden yang melantunkan tembang-tembang tradisional.

Group wayang yang menyajikan kesenian ini pun merupakan group kesenian asli Walahar. Group wayang pimpinan Bapak Darsa yang bernama Pusaka Rama ini merupakan group turun menurun yang telah diturunkan selama 3 generasi.

Penulis : Irene Putri Sugiharti
Foto & Video : Virgian Jedi, Irene Putri Sugiharti, Daniela Dinda

 

Spread the word. Share this post!

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: