Pepes Jambal Hj. Dirja

WALAHAR – Pepes jambal bisa dibilang adalah makanan khas Desa Walahar. Anda belum ke Walahar namanya kalau belum mencoba pepes jambal. Nah, di Desa Walahar, ada tiga warung makan pepes jambal yang terkenal, salah satunya adalah RM. Pepes Jambal Bpk. Hj. Dirja. Warung makan yang sudah berdiri sejak 1994 ini berlokasi di Desa Walahar, tepatnya di dekat jembatan Bendungan Walahar.

             Awalnya, sejak tahun 1986, Bpk. Hj. Dirja hanya berjualan ikan patin. Namun karena ikan jualannya sering tidak habis, akhirnya beliau memutuskan untuk mencoba berjualan pepes jambal dari ikan patin. Bpk. Hj. Dirja memulai bisnis pepes jambalnya sejak tahun 1994. Sejak saat itu pepesnya menjadi terkenal bahkan hingga sekarang sudah dikunjungi Presiden Joko Widodo.

Alm. mantan presiden Soeharto, hingga anggota DPR pun sudah pernah berkunjung dan makan di pepes jambal Hj. Dirja.

Bpk. Hj. Dirja selalu menggunakan ikan patin sebagai bahan utama untuk pepes jambalnya. Beliau tidak pernah mencoba ikan lain selain ikan patin, alasannya adalah karena ikan patin lebih lembut dibanding ikan lainnya. Bahkan, sebelum adanya pabrik-pabrik di sekitar Karawang, Bpk. Hj. Dirja masih mengambil sendiri ikan patin untuk pepesnya dari Sungai Citarum. Namun sejak limbah pabrik mulai mengotori sungai, ikan patin yang di sungai pun menjadi tidak layak lagi dikonsumsi dan Bpk. Hj. Dirja memutuskan untuk membeli ikan patin dari pasar. Kini ikan patin yang dipakai untuk dipepes diambil dari sungai Jatiluhur.

Restoran pepes jambal Bpk. Hj. Dirja pun tetap mempertahankan proses memasak pepes yang tradisional. Restorannya masih menggunakan tungku api tradisional, bumbu yang dipakai pun masih diolah sendiri, tidak memakai bumbu jadi yang biasa dijual di pasaran. Alasannya adalah agar cita rasa dari dulu tetap bertahan, Bpk. Hj. Dirja tidak ingin mengubah cita rasa pepes jambal yang sudah dikenal selama ini. Resepnya pun diturunkan turun temurun, dan segala prosedurnya tidak pernah diubah.

Hingga kini, pepes jambal Bpk. Hj. Dirja sudah memiliki dua cabang. Cabang pertama, sekaligus yang paling pertama berdiri, berlokasi di Jalan Bendungan Walahar, Walahar, Kutapohaci, Ciampel, Kab. Karawang, Jawa Barat. Cabangnya yang kedua berlokasi di Jalan Raya Kosambi No. 37, Duren, Klari, Kab. Karawang.

 

Penulis: Wilfridus Andrew Francois
Fotografer & Videografer: Daniela Dinda Ayuningtyas

 

Spread the word. Share this post!

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: